10 Cara mengatasi Batu Ginjal Secara Alami menggunakan produk herbal

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk di dalam ginjal ketika mineral dan garam yang ada dalam urine menjadi terlalu terkonsentrasi. Batu ginjal dapat bervariasi ukurannya, dari sekecil butiran pasir hingga sebesar biji kacang. Batu ginjal dapat terbentuk di salah satu atau kedua ginjal dan dapat menyebabkan nyeri hebat serta masalah kesehatan lainnya jika tidak diobati.

Penyebab utama dari batu ginjal adalah ketidakseimbangan dalam kandungan mineral dan garam dalam urine. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal meliputi:

  1. Kurangnya asupan cairan: Kurang minum air dapat menyebabkan urine menjadi terlalu terkonsentrasi, meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

  2. Diet yang tinggi oksalat, protein, atau garam: Konsumsi makanan yang tinggi oksalat, protein hewani, atau garam dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

  3. Kondisi medis tertentu: Beberapa kondisi medis, seperti hiperparatiroidisme, penyakit ginjal, dan infeksi saluran kemih, dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

  4. Faktor genetik: Riwayat keluarga dengan batu ginjal juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

  5. Beberapa jenis obat: Beberapa obat, seperti diuretik dan antiretroviral, juga dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

Penting untuk mengidentifikasi faktor risiko yang dapat diubah dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko terkena batu ginjal, seperti dengan meningkatkan asupan cairan, mengikuti diet sehat, dan berkonsultasi dengan ahli kesehatan jika diperlukan.

Berikut adalah 10 cara mengatasi Batu Ginjal secara alami menggunakan produk herbal:

  1. Konsumsi Air Putih yang Cukup: Minumlah setidaknya 8 gelas air putih setiap hari untuk membantu mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.

  2. Kurangi Konsumsi Garam: Batu ginjal sering kali terbentuk karena kandungan garam yang tinggi dalam tubuh. Kurangi konsumsi garam untuk mengurangi risiko batu ginjal.

  3. Konsumsi Buah-buahan yang Kaya Akan Kalium: Buah-buahan seperti pisang, aprikot, dan jeruk nipis mengandung potasium yang dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal.

  4. Hindari Makanan Tinggi Oksalat: Oksalat dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Hindari makanan tinggi oksalat seperti bayam, bit, dan cokelat.

  5. Konsumsi Herbal Penghancur Batu Ginjal: Herbal seperti daun pegagan, kumis kucing, dan buah pegaga memiliki sifat penghancur batu ginjal alami.

  6. Konsumsi Jus Lemon: Jus lemon mengandung asam sitrat yang dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal. Tambahkan sedikit jus lemon ke dalam air minum Anda.

  7. Konsumsi Herbal Penyaring Ginjal: Herbal seperti daun salam, daun kumis kucing, dan daun sirih dapat membantu membersihkan dan merawat ginjal.

  8. Hindari Minuman Beralkohol: Minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Hindari konsumsi minuman beralkohol.

  9. Olahraga Secara Teratur: Olahraga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mencegah pembentukan batu ginjal.

  10. Konsultasikan dengan Ahli Herbal: Konsultasikan dengan ahli herbal untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter sebelum mencoba tips ini, terutama jika Anda memiliki kondisi medis yang sudah ada.

 
 

Bagaimana Cara Konsumsinya? Berikut ini penjelasan selengkapnya

Air putih sangat penting untuk kesehatan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal. Minum cukup air putih membantu mengencerkan urine dan mencegah kristalisasi mineral yang dapat membentuk batu ginjal. Berikut adalah beberapa poin terperinci tentang pentingnya air putih:

  1. Mengencerkan Urine: Air putih membantu mengencerkan urine sehingga mineral dan zat lainnya lebih mudah dikeluarkan dari tubuh. Urine yang terlalu pekat dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

  2. Mengurangi Kristalisasi: Dengan minum banyak air, Anda dapat mengurangi kekentalan urine dan mengurangi kemungkinan kristalisasi mineral yang membentuk batu ginjal.

  3. Meningkatkan Fungsi Ginjal: Air membantu ginjal dalam proses menyaring darah dan menghasilkan urine. Dengan minum cukup air, Anda membantu menjaga fungsi ginjal yang optimal.

  4. Mengurangi Risiko Infeksi: Air putih membantu membersihkan bakteri dan racun dari saluran kemih, yang dapat mengurangi risiko infeksi saluran kemih, yang dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal.

  5. Meningkatkan Kesehatan Umum: Selain itu, minum air putih yang cukup juga penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk menjaga kelembapan kulit, mengatur suhu tubuh, dan melancarkan pencernaan.

Sebagai panduan umum, minumlah setidaknya 8 gelas air putih sehari atau lebih, tergantung pada kebutuhan tubuh dan kondisi medis tertentu. Namun, konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk menentukan jumlah yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Konsumsi garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal karena garam mengandung natrium yang dapat menyebabkan peningkatan kalsium dalam urine. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang pentingnya mengurangi konsumsi garam:

  1. Penyebab Pembentukan Batu Ginjal: Garam dapat menyebabkan peningkatan kalsium dalam urine, yang dapat mengkristal dan membentuk batu ginjal. Mengurangi konsumsi garam membantu mengurangi risiko ini.

  2. Mengurangi Tekanan Darah Tinggi: Konsumsi garam yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, yang dapat merusak pembuluh darah dan ginjal. Mengurangi konsumsi garam membantu menjaga tekanan darah yang sehat.

  3. Mengurangi Risiko Penyakit Ginjal: Konsumsi garam yang tinggi telah terkait dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis. Mengurangi konsumsi garam dapat membantu melindungi kesehatan ginjal Anda.

  4. Meningkatkan Kesehatan Jantung: Mengurangi konsumsi garam juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda, karena garam berlebih dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.

Untuk mengurangi konsumsi garam, perhatikan label makanan yang Anda beli, hindari menambahkan garam ke makanan, dan pilih makanan yang lebih rendah garamnya. Selain itu, gunakan rempah-rempah dan rempah-rempah untuk memberi rasa pada makanan Anda tanpa perlu menambahkan garam. Tetaplah konsisten dalam mengurangi konsumsi garam untuk mendukung kesehatan ginjal dan tubuh secara keseluruhan.

Buah-buahan yang kaya akan kalium dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal karena kalium dapat membantu mengikat kalsium dalam urine, sehingga mencegah pembentukan kristal kalsium yang dapat menjadi batu ginjal. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang pentingnya konsumsi buah-buahan kaya akan kalium:

  1. Mengurangi Absorpsi Kalsium: Kalium dapat membantu mengurangi absorpsi kalsium dari makanan ke dalam darah, sehingga mengurangi kalsium yang tersedia untuk membentuk batu ginjal.

  2. Menjaga Keseimbangan Elektrolit: Kalium adalah elektrolit penting yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh, yang penting untuk kesehatan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal.

  3. Mengurangi Risiko Hipertensi: Buah-buahan kaya akan kalium juga dapat membantu mengurangi risiko hipertensi, yang dapat merusak pembuluh darah dan ginjal.

  4. Meningkatkan Kesehatan Jantung: Konsumsi buah-buahan kaya akan kalium juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, karena kalium dapat membantu mengatur detak jantung dan tekanan darah.

Beberapa contoh buah-buahan yang kaya akan kalium adalah pisang, aprikot, jeruk, dan melon. Mengonsumsi buah-buahan ini secara teratur dapat membantu mendukung kesehatan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal. Tetapi, pastikan untuk tetap mengonsumsinya dalam jumlah yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.

Oksalat adalah senyawa alami yang dapat ditemukan dalam makanan dan dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal jika terlalu banyak terakumulasi dalam tubuh. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang pentingnya menghindari makanan tinggi oksalat:

  1. Membentuk Kristal Kalsium Oksalat: Oksalat dapat berikatan dengan kalsium dalam urine dan membentuk kristal kalsium oksalat, yang merupakan jenis batu ginjal yang paling umum.

  2. Meningkatkan Risiko Batu Ginjal: Mengonsumsi makanan tinggi oksalat seperti bayam, bit, cokelat, teh hitam, dan berbagai jenis kacang-kacangan dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

  3. Pentingnya Keseimbangan Makanan: Meskipun menghindari makanan tinggi oksalat dapat membantu mengurangi risiko batu ginjal, penting juga untuk menjaga keseimbangan makanan dan tidak menghindari makanan sehat lainnya yang mengandung nutrisi penting.

  4. Pilihan Alternatif Makanan: Untuk mengurangi konsumsi oksalat, Anda dapat memilih alternatif makanan yang lebih rendah oksalatnya. Contohnya, mengganti bayam dengan sayuran hijau lainnya seperti kangkung atau sawi.

  5. Konsumsi dengan Bijaksana: Meskipun Anda perlu mengurangi makanan tinggi oksalat, tetaplah mengonsumsi makanan tersebut dengan bijaksana. Anda tidak perlu sepenuhnya menghindarinya, tetapi mengurangi konsumsinya dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.

Dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi oksalat dan menjaga keseimbangan makanan sehat, Anda dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal secara alami. Tetapi, selalu konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum membuat perubahan signifikan dalam pola makan Anda.

Beberapa jenis herbal memiliki sifat penghancur batu ginjal alami yang dapat membantu melunakkan dan menghancurkan batu ginjal, sehingga memudahkan pembuangan melalui saluran kemih. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang herbal penghancur batu ginjal:

  1. Daun Pegagan: Daun pegagan memiliki sifat diuretik yang dapat membantu meningkatkan produksi urine dan membantu menghancurkan batu ginjal.

  2. Kumis Kucing: Kumis kucing memiliki sifat diuretik dan antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan pada ginjal serta membantu meluruhkan batu ginjal.

  3. Buah Pegaga: Buah pegaga mengandung senyawa triterpenoid yang dapat membantu melunakkan batu ginjal dan memudahkan pengeluarannya.

  4. Penggunaan Herbal: Herbal penghancur batu ginjal biasanya disajikan dalam bentuk teh atau ekstrak. Anda dapat mengonsumsinya secara teratur sesuai dengan petunjuk dosis yang disarankan oleh ahli herbal atau dokter Anda.

  5. Perhatikan Efek Samping: Meskipun herbal penghancur batu ginjal dianggap aman, tetap perhatikan efek samping yang mungkin timbul. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum mengonsumsi herbal ini, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

  6. Kombinasi dengan Konsumsi Air Putih: Konsumsi herbal penghancur batu ginjal sebaiknya dikombinasikan dengan minum air putih yang cukup untuk membantu mengencerkan urine dan mempercepat pembuangan batu ginjal.

Meskipun herbal penghancur batu ginjal dapat menjadi pilihan yang baik untuk mengatasi batu ginjal secara alami, selalu konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum mengonsumsinya, terutama jika Anda memiliki riwayat kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Jus lemon mengandung asam sitrat yang dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal, khususnya batu ginjal yang terbentuk dari kristal kalsium oksalat. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang manfaat konsumsi jus lemon:

  1. Meningkatkan pH Urine: Asam sitrat dalam jus lemon dapat meningkatkan pH urine, sehingga membuat lingkungan urine menjadi lebih alkali. Lingkungan urine yang lebih alkali dapat mengurangi risiko pembentukan kristal kalsium oksalat yang menjadi penyebab utama batu ginjal.

  2. Menghambat Pembentukan Batu Ginjal: Asam sitrat juga dapat menghambat kristalisasi kalsium oksalat, sehingga mencegah pembentukan batu ginjal baru dan membantu melarutkan batu ginjal yang sudah ada.

  3. Konsumsi yang Disarankan: Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda dapat menambahkan beberapa tetes jus lemon segar ke dalam air minum Anda. Hindari menggunakan jus lemon yang sudah diproses atau mengandung gula tambahan.

  4. Perhatikan Batas Konsumsi: Meskipun jus lemon bermanfaat, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung atau masalah lainnya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk mengetahui jumlah yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

  5. Pentingnya Keseimbangan: Selain jus lemon, penting juga untuk menjaga keseimbangan nutrisi dan konsumsi cairan lainnya. Minumlah air putih yang cukup dan hindari konsumsi minuman berkafein atau beralkohol yang dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

  6. Efek Samping dan Interaksi: Jika Anda memiliki riwayat penyakit lambung atau alergi terhadap jeruk atau citrus lainnya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli herbal atau dokter sebelum mengonsumsi jus lemon secara teratur.

Dengan memperhatikan konsumsi jus lemon secara teratur dan seimbang dengan asupan cairan lainnya, Anda dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal secara alami. Tetapi, selalu konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum mengonsumsinya, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Beberapa jenis herbal memiliki sifat penyaringan yang dapat membantu membersihkan dan merawat ginjal, sehingga dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal dan menjaga kesehatan ginjal secara umum. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang herbal penyaring ginjal:

  1. Daun Salam: Daun salam memiliki sifat diuretik yang dapat membantu meningkatkan produksi urine dan membersihkan ginjal dari racun serta zat-zat berbahaya.

  2. Daun Kumis Kucing: Daun kumis kucing juga memiliki sifat diuretik yang dapat membantu meningkatkan produksi urine dan membersihkan ginjal dari sisa-sisa metabolisme yang tidak diinginkan.

  3. Daun Sirih: Daun sirih memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba yang dapat membantu mengurangi peradangan pada ginjal serta melawan infeksi yang dapat menyebabkan batu ginjal.

  4. Penggunaan Herbal: Herbal penyaring ginjal biasanya disajikan dalam bentuk teh atau ekstrak. Anda dapat mengonsumsinya secara teratur sesuai dengan petunjuk dosis yang disarankan oleh ahli herbal atau dokter Anda.

  5. Perhatikan Efek Samping: Meskipun herbal penyaring ginjal dianggap aman, tetap perhatikan efek samping yang mungkin timbul. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum mengonsumsi herbal ini, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

  6. Kombinasi dengan Konsumsi Air Putih: Konsumsi herbal penyaring ginjal sebaiknya dikombinasikan dengan minum air putih yang cukup untuk membantu membersihkan ginjal dan mempercepat pembuangan sisa-sisa metabolisme.

Meskipun herbal penyaring ginjal dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal secara alami, selalu konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum mengonsumsinya, terutama jika Anda memiliki riwayat kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal karena alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang pentingnya menghindari minuman beralkohol:

  1. Dehidrasi: Alkohol memiliki efek diuretik yang dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi. Dehidrasi dapat membuat urine menjadi lebih pekat dan meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

  2. Gangguan Keseimbangan Elektrolit: Minuman beralkohol juga dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh, terutama kalium dan natrium, yang penting untuk kesehatan ginjal.

  3. Meningkatkan Risiko Penyakit Ginjal: Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis, yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal jangka panjang.

  4. Pentingnya Mengganti dengan Air Putih: Untuk mengurangi risiko dehidrasi, sebaiknya mengganti minuman beralkohol dengan air putih atau minuman non-alkohol lainnya yang tidak mengandung kafein.

  5. Pentingnya Batasan Konsumsi: Jika Anda memilih untuk mengonsumsi minuman beralkohol, batasi konsumsinya dan pastikan untuk tetap mengonsumsi air putih yang cukup untuk menjaga hidrasi tubuh.

  6. Pentingnya Konsistensi: Hindari konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan konsisten untuk menjaga kesehatan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal.

Dengan menghindari minuman beralkohol dan tetap menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup, Anda dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal secara alami. Tetapi, selalu konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda sebelum membuat perubahan signifikan dalam pola minum Anda, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Olahraga secara teratur dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan beberapa cara. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang pentingnya olahraga untuk mengatasi batu ginjal:

  1. Meningkatkan Metabolisme: Olahraga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga membantu tubuh dalam proses pengeluaran zat-zat sisa yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.

  2. Mengurangi Berat Badan: Berat badan yang berlebih dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Olahraga dapat membantu mengurangi berat badan secara sehat dan mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.

  3. Meningkatkan Sirkulasi Darah: Olahraga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, termasuk sirkulasi ke ginjal, sehingga membantu menjaga kesehatan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal.

  4. Mengurangi Tekanan Darah: Olahraga juga dapat membantu mengurangi tekanan darah, yang dapat mengurangi risiko kerusakan ginjal dan pembentukan batu ginjal.

  5. Pilihan Olahraga yang Baik: Pilihan olahraga yang baik untuk kesehatan ginjal termasuk berjalan kaki, berlari, berenang, atau bersepeda. Pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi fisik Anda dan lakukan secara teratur.

  6. Konsistensi dalam Berolahraga: Penting untuk konsisten dalam berolahraga secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah pembentukan batu ginjal dan menjaga kesehatan ginjal secara umum.

  7. Konsultasikan dengan Dokter: Sebelum memulai program olahraga baru, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli herbal Anda, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Dengan menjaga gaya hidup aktif dan berolahraga secara teratur, Anda dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal secara alami. Tetapi, selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal Anda sebelum memulai program olahraga baru, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Konsultasi dengan ahli herbal sangat penting dalam mengatasi batu ginjal secara alami karena ahli herbal dapat memberikan saran yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang pentingnya berkonsultasi dengan ahli herbal:

  1. Evaluasi Kondisi Kesehatan: Ahli herbal akan melakukan evaluasi terhadap kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh, termasuk riwayat kesehatan, kondisi ginjal, dan riwayat penggunaan obat-obatan.

  2. Rekomendasi Herbal yang Tepat: Berdasarkan evaluasi tersebut, ahli herbal akan merekomendasikan jenis herbal yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda dan dapat membantu mengatasi batu ginjal.

  3. Dosis yang Tepat: Ahli herbal akan memberikan petunjuk dosis yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan individu Anda. Dosis yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal dan menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

  4. Pemantauan Progres: Setelah mengikuti saran dan rekomendasi dari ahli herbal, penting untuk memantau progres Anda secara teratur dan berkonsultasi kembali jika diperlukan. Ahli herbal dapat membantu menyesuaikan pengobatan herbal Anda sesuai dengan perkembangan kondisi kesehatan Anda.

  5. Pentingnya Konsistensi: Konsistensi dalam mengikuti saran dan rekomendasi dari ahli herbal sangatlah penting. Jangan ragu untuk bertanya jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan herbal untuk mengatasi batu ginjal.

  6. Kombinasi dengan Perawatan Medis: Ahli herbal juga dapat memberikan saran tentang bagaimana cara mengintegrasikan pengobatan herbal dengan perawatan medis konvensional yang mungkin Anda jalani. Penting untuk memberi tahu ahli herbal tentang semua obat-obatan atau perawatan medis lain yang Anda gunakan.

Dengan berkonsultasi dengan ahli herbal, Anda dapat mendapatkan panduan yang tepat dan aman dalam penggunaan herbal untuk mengatasi batu ginjal secara alami. Tetapi, pastikan untuk memilih ahli herbal yang berpengalaman dan terpercaya, serta selalu konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang kompleks atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Mau Cara Praktis Mengatasi Batu Ginjal Secara Alami?
Konsumsi aja Curmozed